11212017Headline:

Filter Wet And Dry

PusatKoi.com – Filter Wet and Dry atau Filter Tetes (Trickle Filter) boleh dikatakan merupakan salah satu ujud improvisasi dari filter biologi “konvensional”.  Dalam filter biologi “konvensional”, media filternya berada dalam kondisi terendam air.  Sedangkan dalam filter tetes, sebagian dari media filter tersebut sengaja di ekspos ke udara terbuka, sehingga menciptakan bagian filter dalam kondisi “kering” (dry).

“Penciptaan” suasana “kering” ini dimaksudkan untuk menambah efektifitas kinerja bakteri pengurai amonia.  Dalam suasana demikian, kontak bakteri dengan oksigen akan semakin baik.  Disamping itu kondisi ini pun akan meciptakan terjadinya lapisan tipis air yang akan menyelimuti media filter, akibatnya kontak antara air dengan bakteri menjadi lebih baik pula sehingga air akan dapat diproses secara biologis dengan lebih baik pula.

Filter ini  terdiri dari dua bagian utama, yaitu bagian yang terdapat di atas air (kering) dan bagian yang berada di dalam air.  Diatas media kering terdapat sebuah “sprayer” yang akan memecah air menjadi butiran-butiran air (tetesan). Tetesan ini hendaknya terbagi merata pada seluruh permukaan media. Air selanjutnya akan menjalar pada media secara gravitasi, mengalami proses secara biologis, kemudian jatuh ke bagian filtrasi basah.  Pada bagian basah ini bakteri-bakteri yang hidup dengan kadar oksigen lebih rendah akan mengambil alih pekerjaan bakteri-bakteri sebelumnya. Air kemudian masuk kedalam ruang pompa dan dikembalikan ke akuarium.

Media dalam bagian kering dapat digunakan media filter biologi pada umumnya.  Meskipun demikian bioball dapat berfungsi dengan baik, karena bahan ini memang dibuat untuk jenis filter ini.  Media pada bagian basah  adalah juga media filter biologi biasa.  Beberapa hobiis ada yang membiarkan bagian ini kosong tanpa media apapun, meskipun demikian cobalah lakukan test dengan membandingkan hasil dengan dan tanpa media filter dibagian basah ini.

Spayer dapat saja dibuat dengan melubangi suatu lembar plastik atau bahan kaku anti karat lainnya dengan kepadatan tertentu sehingga tercipta sebaran lubang seragam diseluruh permukaan. Air yang masuk bagian ini, sebaiknya merupakan ari prefilter yang telah mengalami filtrasi mekanik sebelumnya.  Dengan demikian, dapat mencegah terjadinya penyumbatan pada media filter biologi.

Dengan memahami prinsip kerja dari filter ini, anda bisa saja memodikasi sktesa tersebut diatas, disesuaikan dengan kebutuhan.

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInDigg thisShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

What Next?

Related Articles

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.