10252014Headline:

Kolam Lumpur Ikan Koi

PusatKoi.com – Bedah Kolam adalah kegiatan untuk melihat isi perut kolam dengan cara mengeringkan kolam dan memetakan Koi penghuninya setelah beberapa lama benih Koi ditanam di kolam itu. Tujuan Bedah Kolam berbeda berdasarkan ukuran benih yang ditanam. Pada kolam pemijahan, setelah burayak berusia lima belas hari kolam lumpur dibedah untuk penyebaran burayak ke beberapa kolam lain yang sudah dipersiapkan sebelumnya (jumlah kolam sesuai perkiraan jumlah burayak). Tujuannya agar kepadatan burayak dalam setiap kolam bisa ditekan sehingga pertumbuhan Koi bisa optimal.

Pada usia burayak tiga puluh hari, Bedah Kolam dilakukan kembali. Kali ini bertujuan untuk seleksi pertama. Burayak terpilih terdiri atas tiga ukuran berbeda. Yang terbesar diseleksi berdasarkan pola kemudian dipindahkan ke kolam lain. Yang lebih kecil diseleksi berdasarkan dua kelompok ukuran. Keduanya ditempatkan kembali di kolam berbeda.

Sekitar 15 – 30 hari kemudian kolam kembali dibedah dengan pola seleksi yang sama dengan pembedahan sebelumnya. Pada penebaran kembali burayak di usia ini ikut ditanam “Koi lajo”, atau Koi hasil pemijahan generasi sebelumnya yang berusia dua bulan dan sudah melewati seleksi tahap kedua. Jumlah Koi Lajo berkisar antara 20 – 50 ekor per kolam bergantung pada luas kolam. Setelah 15 – 30 hari kolam dibedah kembali untuk seleksi pola dan identifikasi koi berpotensi. Koi yang tidak lolos seleksi pada tahap ini langsung dijual kepada pedagang. Burayak berusia sekitar dua bulan hasil seleksi tahap ini ditebar kembali pada kolam burayak generasi berikutnya yang masih berusia 30 hari. Koi – koi ini sekarang menjadi Koi Lajo dan berukuran antara 25 – 30Ccm. Pada seleksi berikut Koi Lajo dipetakan, yang tidak lolos seleksi dijual sedangkan yang berbakat jadi indukan dan yang berkualitas dipertahankan.

Persiapan Bedah Kolam dilakukan sedikitnya satu hari sebelum pelaksanaan. Koi dipuasakan dan calon pembeli sudah diberitahu sehingga transaksi penjualan dapat dilaksanakan secepatnya begitu Koi yang tidak lolos seleksi dikumpulkan. Pengurangan volume dan debit air dilakukan malam hari sehingga pagi hari volume air di kolam sudah tinggal sedikit. Pada malam ini kolam dijaga agar Koi yang akan dipanen tidak dipanen terlebih dahulu oleh yang tidak berhak.

Pagi hari sebelum panen jaring dipasang di pinggir kolam yang tidak dibedah dan lokasinya berdekatan Jaring ini berfungsi untuk penampungan sementara Koi hasil panen. Sambil menunggu air surut para penangkar melakukan perawatan kolam pada sisi yang sudah tidak ada air, seperti membalik lumpur dan membenahi pematang. Ini akan menghemat waktu sehingga ketika panen selesai perawatan kolam tinggal memasuki tahap penyelesaian. Bisa dijemur atau langsung diisi air kembali bergantung pada kebutuhan tanam berikutnya.

Alat-alat panen sederhana sudah disiapkan: ayakan, waring, ember, sosog dan jaring.  Koi pertama yang dipanen berukuran paling kecil. Setelah itu giliran Koi berukuran lebih besar. Tengah hari Koi sudah terkumpul dan setelah istirahat makan siang seleksi dimulai. Biasanya usai menjelang sore hari.

Bedah Kolam di Sukabumi memiliki tradisi unik. Semua keluarga dan kerabat ikut berpartisipasi. Istri dan anak turun ke kolam ikut bergembira bersama. Kegembiraan keluarga sederhana di pedesaan atas hasil panen melimpah diwujudkan dengan membuat nasi liwet dan bakar ikan. Hidangan disiapkan istri tercinta dan disajikan pada saat makan siang sambil beristirahat setelah hasil panen terkumpul. Bedah kolam adalah tradisi dimana para penangkar mengungkapkan rasa syukur atas anugerah Yang Maha Kuasa. Mereka merayakan bersama keluarga dan kerabat dekat dengan cara sederhana. Sebuah tradisi yang menyentuh, dimana nilai – nilai tradisional kekeluargaan, kebersamaan antar penangkar bersatu dalam semangat berproduksi dan berprestasi menghasilkan koi berkualitas.

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInDigg thisShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

What Next?

Related Articles

Copy Protected by Chetans WP-Copyprotect.