11212017Headline:

Prinsip pertama penilaian Showa Sanshoku adalah pola Hi-nya

PusatKoi.comPusatKoi.comPusatKoi.com – Prinsip pertama penilaian Showa Sanshoku adalah pola Hi-nya.

Koi (A) menarik perhatian kita dengan pola Hi-nya yang lebar dan berkualitas tinggi, terlukis dari kepala hingga ke punggung. Ada bidang Hi kecil di badan dan ekor, membantu desain Sumi-nya yang baik. Selain itu, sirip pektoralnya mempunyai Motoguro. Karena Hi di bagian depan badannya seimbang dengan pola Sumi di bagian belakang badannya, maka Koi ini tampak indah.

Tetapi, bagaimana bila hanya memperhatikan pola Hi-nya saja? Bagian depan badannya terlalu banyak Hi dan hanya sedikit di bagian depan badan. Keadaan ini kurang seimbang.

Sementara Koi (B) memiliki pola Hi yang sangat menarik di badannya dari mulai kepala hingga ke ekor. Pola Hi Koi (B) jauh lebih baik. Sumi-nya berada di posisi yang sangat baik sehingga menambah keindahan pola Hi. Sumi di mulut, pipi, sirip pektoral kanan dan Sumi yang membungkus dari bagian kanan badannya sampai ke ekor sangat baik letaknya. Selain itu, Odome-nya menunjukkan kulit putih yang indah dan ini adalah pesona yang mengangkat nilai Koi (B) ke tingkat tertinggi.

Bila bagian putih di bahunya terdapat Sumi atau Hi, Koi (B) mungkin tidak tampak seindah ini.

Sebagai sebuah karya seni, keduanya mungkin tampak indah. Sebagai Nishikigoi, dan dari perspektif apresiasi Koi, ada perbedaan yang sangat besar diantara keduanya.

Nilai dari Nishikigoi ditentukan dengan mengikuti pakem-pakem apresiasi Koi. Sebagai contoh, bila Koi (A) harganya $10, Koi (B) nilainya $1000.

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInDigg thisShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

What Next?

Related Articles

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.