11212017Headline:

warna Melanin dan Guanin pada ikan koi

PusatKoi.com - T. Apakah melanin menciptakan warna hitam?

J. Ya, ketika enzim tyrosinase bercampur dengan unsur protein bernama tyrosine, pigmen yang tampak adalah hitam. Tetapi, bagian mana dari ikan Koi yang merubah tyrosine menjadi melanin masih menjadi misteri.

T. Sepertinya sumi (warna hitam) tidak stabil.

J. Melanin pada kulit Nishikigoi mudah menyusut ketika Koi masih muda. Sumi pada tosai Showa dan Shiro Utsuri bahkan dapat menghilang menjadi warna kebiruan. Ketika melanin menyusut, kulit menjadi transparan meski pigmen masih berada pada kulit. Sumi akan kembali muncul kemudian. Ini berbeda dengan sumi yang secara genetis buruk yang mana akan menghilang dan tidak akan kembali lagi.

T. Apakah kualitas sumi yang baik dapat diturunkan?

J. Para peternak sudah berhasil menurunkan karakter sumi dan hi yang baik dari indukan Koi kepada anakannya. Untuk menurunkan karakter sumi dan hi secara bersamaan bukan pekerjaan yang mudah.

T. Apakah penampilan warna pada Nishikigoi hanya dipengaruhi oleh penyebaran dan penyusutan pigmen?

J. Penampilan warna juga dipengaruhi oleh sistem syaraf dan sensor. Nishikigoi sangat peka terhadap rangsangan cahaya yang mana akan mempengaruhi warna mereka.

T. Apakah Shusui dan Asagi memiliki pigmen biru?

J. Warna biru pada Shusui dan Asagi sebenarnya adalah melanin. Warna tampak biru dikarenakan oleh fenomena Tyndall; mirip dengan mekanisme yang menyebabkan samudera tampak berwarna biru karena air berperan sebagai sebuah prisma. Pada Shusui, permukaan kulit mereka berperan sama. Setelah Shusui menjadi tua dan dalam epidermisnya tersimpan lemak, fenomena Tyndall akan berkurang sehingga kulit mereka akan tampak lebih gelap.

T. Bagaimana dengan warna metalik pada Ogon dan Kinginrin? Apakah warna metalik merupakan sebuah biochrome?

J. Bila anda menggores ginrin (sisik keperakan) atau kinrin (sisik keemasan) dengan kuku anda, lapisan lemak akan lepas dan akan tampak lapisan guanin yang disebut ‘bintik sisik’. Kemudian, bila anda membandingkan sisik Ogon yang cemerlang dengan Ogon yang kilaunya pucat, yang disebut pertama akan
memiliki lebih banyak guanin. Guanin adalah biochrome yang memberikan warna pelangi pada ikan cutlass.

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInDigg thisShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

What Next?

Related Articles

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.