11212017Headline:

Water Hardness

PusatKoi.com – Penangkar koi di Jepang umumnya berharap koi dapat tumbuh besar. Selama ini mereka percaya bahwa hal itu hanya bisa dicapai secara efektif bila koi dipelihara di kolam lumpur. Banyak diantara mereka yang tidak tahu sebabnya. Yang mereka tahu jika koi dipelihara di  kolam lumpur, koi tersebut akan menjadi lebih besar pada saat panen di musim semi nanti.

Para profesional di Jepang beranggapan bahwa kondisi kimia air adalah jaminan terbaik baik dalam memelihara koi. Hal yang sama diyakini oleh para profesional diluar Jepang tetapi herannya koi – koi mereka tidak tumbuh sebaik bila dipelihara di Jepang, meski berasal dari garis darah yang sama. Kondisi air di Jepang (dan sebagian besar negara di Asia) cenderung soft (lembut). Faktor inilah yang menurut saya membuat koi – koi disana bisa tumbuh besar dengan cepat. Memang ada beberapa pendapat yang tidak setuju terhadap pandangan ini. Mereka percaya bahwa rahasia sebenarnya dari kolam lumpur terletak pada kandungan mineral dan pakan alami yang terkandung dalam tanahnya.

Air di hampir seluruh wilayah jepang sangat soft dan yang paling soft adalah di daerah Niigata. Kondisi air disini sangat baik untuk koi, tetapi tidak cocok untuk areal pertanian. Saking miskinnya kadar mineral pada lahan pertanian di Niigata, tidak ada jenis tanaman yang bisa berkembang baik kecuali padi. Banyak cerita mengenai kesulitan para petani non padi disana, tetapi sebaliknya para petani padi di Niigata bisa menghasilkan beras terbaik di seluruh Jepang.

Air yang terdapat di danau atau tempat – tempat penampungan sementara berasal dari curah hujan. Rata – rata air hujan yang jatuh mengandung Total Dissolved Solid (TDS) sekitar 3 ppm (parts per million), menunjukan betapa murninya air sebagai H2O. Setelah turun ke bumi air tersebut mengalir melalui pegunungan, melewati tanah & batu – batuan dan melarutkan mineral yang terkandung disana. Tanah dan batuan di Jepang tidak mengandung limestone seperti di Eropa sehingga hanya beberapa jenis mineral yang mempengaruhi kadar hardness dalam larutan airnya.

Di Eropa banyak kesalahpahaman tentang kualitas air yang bagus untuk koi. Hanya karena jenis ikan carper dapat hidup di danau dengan air relatif keras (hard), mereka beranggapan bahwa kualitas air inilah yang paling cocok. Namun koi adalah varietas yang berbeda jauh dengan ikan carper. Sejak beberapa generasi koi telah dibesarkan di jepang dengan kadar air soft sehingga kita harus mengikuti kondisi yang sama apabila ingin berhasil, karena secara genetik kadar air tersebut sudah menjadi lingkungannya.

It's only fair to share...Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Pin on PinterestShare on LinkedInDigg thisShare on StumbleUponShare on TumblrEmail this to someone

What Next?

Related Articles

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.